• Jam Buka Toko: Jam 08.30 s/d 17.30 WIB
  • Status Order
  • Tlp: 085743448960
  • SMS/WA: 085743448960/087739235228
  • BBM : REQUEST!
  • distroherbal1@gmail.com
  • Layanan Online:
Terpopuler:

Google Sandbox dan Cara Keluar dari Google Sandbox

10 July 2013 - Kategori Blog

Google sandbox…??? hmmm, kata inilah yang menjadi momok menakutkan bagi para pemain website, karena jika suatu website terkena Google Sandbox maka website tersebut tidak bisa di temukan di mesin pencari Google.

Semakin banyaknya website dan toko online maka tidak jarang para pemilik website menggunakan cara-cara kotor untuk membuat websitenya semakin naik ke peringkat pertama di Google.

Seperti kita ketahui bersama bahwa Google merupakan mesin pencari terbesar dan paling banyak digunakan oleh para pengguna internet. Tidak sedikit dari para pengguna internet menjadikan Google sebagai sarana untuk berjualan, dan sebagainya.  Nah, karena itulah banyak pelaku internet menggunakan cara yang tudak baik untuk “mengakali” Google agar webnya atau toko online nya terkenal dan bisa memiliki tempat di halaman pertama Google. Karena itulah Google menyediakan Google Sandbox untuk memperingatkan para pelaku kotor agar tidak main-main dan agar mereka bermain bersih dalam mengelolal websitenya.  Disinilah fungsi Google Sandbox, yaitu untuk mengurung atau memenjarakan website nakal tersebut dan menghilangkan dari peredaran dunia maya :D, dari yang websitenya terkenal menjadi tidak ada sama sekali, menghilang dari peredaran….

Nah, setelah merincikan hal diatas ada pertanyaan “Siapa yang termasuk dalam kategori pemilik website yang nakal/ kotor”. Hal- Hal yang membuat suatu website terkena Google Sandbox:

  • Melakukan optimasi yang terlalu over atau berlebihan.

Melakukan optimasi yang berlebihan menjadikan website tersebut terkena Google Sandbox. Yang namanya over atau berlebihan pasti tidak baik kan??? :). Penginnya muncul terus di halaman pertama eee malah terlempar di alam “antah berantah” gak tau dimana, so hati-hati ya 🙂

  • Terlalu banyak ping yang di submit dalam sehari.

Terlalu banyak PING, atau submit atau memancing agar search engine cepat men-crawl web kita.

  • Terlalu banyak backlink yang masuk.

Backlink yang over juga sama dengan point pertama, yang namanya berlebihan tetap tidak baik untuk kesehatan. 🙂

  • Artikel copas atau plagiat, karena tidak ada sumbernya.

Nah kalo yang ini jelas ga boleh, nanti bisa melanggar hak cipta lho. Bahaya nanti bisa dipidanakan, jadi jangan copas 100%, di edit-edit dikit dan dikasih link sumber.

  • Terlalu banyak mengulang kata yang sama.

Mengulang kata-kata yang sama atau mengulang-ulang keyword dalam satu artikel juga tidak diperbolehkan oleh Google, so, yang sedang-sedang saja.

Nah, point terakhir yaitu bagaiamana cara keluar atau melepaskan dari jeratan Google Sandbox. Berikut cara-caranya:

  1. Sementara waktu Anda jangan optimasi website yang terkena sandbox.
  2. Edit artikel yg terkena sandbox.
  3. Berikan Inbound link / link masuk ke halaman yg terkena sandbox kalau bisa high page rank.
  4. Buat artikel pembantu yg menyertakan link artikel yg terkena google sandbox.
  5. Buat artikel tentang google sandbox beri ke link google.com & google.co.id.
  6. Ping web utama anda agar cepat di reindex sama Google.
  7. Jangan lupa juga untuk submit feed di webmaster agar konten blog dapat di crawl ulang secara keseluran oleh mesin pencari.
  8. Terakhir banyak-banyak berdo’a, semoga bisa keluar dari Google Sandbox

Nah, sekian dari Saya tentang pembahasan Google Sandbox dan cara keluar atau melepaskannya. Semoga bermanfaat dan bisa diamalkan.

Comments are closed.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.